Begini Penjelasan Konsep Renovasi Properti Menurut Gravel

Dalam renovasi properti harus memerhatikan aspek-aspek penting agar tidak salah langkah

Homepoint.id, Jakarta- Bagi sebuah properti, proses renovasi adalah hal umum yang biasa dilakukan oleh pemilik hunian. Dengan tujuan untuk menyesuaikan kondisi bangunan dengan kebutuhan dan keinginan sang pemilik tempat tinggal, umumnya, pemilik hunian melakukan renovasi pada hunian yang baru akan ditempati. Namun, tak jarang juga yang melakukan renovasi terhadap hunian yang sudah ditempati cukup lama.

Tentu itu semua berangkat untuk mendapatkan faktor kenyamanan serta agar bangunan juga menjadi sesuai dengan kebutuhan sang penghuni.

Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kenyamanan suatu tempat tinggal dan sekaligus menjawab kebutuhan. Mulai dari segi fungsional, hunian harus bisa mengakomodir rutinitas dan kebutuhan setiap penghuni. Sedangkan dari segi estetika, yang diperhatikan biasanya faktor penggunaan material, pemetaan ruangan, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, renovasi hunian diperlukan.

Terlepas dari fungsi dan manfaat dari renovasi, banyak yang belum paham mengenai apa saja jenis renovasi hunian. Secara mendasar renovasi dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu:  Renovasi total. Renovasi total melibatkan perombakan total rumah atau bagian rumah tertentu, Hal ini melibatkan pekerjaan besar seperti perombakan struktural, pembaruan sistem listrik dan perpipaan, serta penggantian lantai dan dinding. Umumnya saat penghuni ingin melakukan renovasi rumah dengan skala pengerjaan besar, dapat dikatakan sebagai renovasi total.

Kemudian ada juga Renovasi fungsional. Untuk yang satu ini lebih kepada bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi dan efisiensi ruang dengan mengubah tata letak atau fungsi ruangan. Biasanya renovasi fungsional dibutuhkan saat penghuni ingin mengubah tata letak dari setiap tempat di rumah mereka, seperti mengubah kamar tidur menjadi kantor atau menggabungkan dapur dan ruang makan.

Serta yang terakhir adalah Renovasi estetika. Renovasi estetika melibatkan perubahan pada tampilan dan penampilan rumah tanpa melakukan perubahan besar pada struktur atau tata letak ruangan. Hal ini meliputi pekerjaan seperti pengecatan, pergantian plafon, perbaikan lantai keramik, pergantian kabinet dan perangkat keras, serta penambahan ornamen dan dekorasi.

Dari semua perencanaan renovasi, Menurut Co-founder dan CPO Gravel, Fredy Yanto bahwa yang namanya renovasi secara garis besar harus meliputi perencanaan penggunaan material pada bangunan, perencanaan biaya, dan, proses tahapan kerja. Hal ini harus dilakukan secara teliti sehingga renovasi dapat tergambar sebelum proses pengerjaan.

“Dalam proses perencanaan renovasi, tentunya pemilik hunian membutuhkan layanan penyedia renovasi yang dapat membantu proses perencanaan serta mengeksekusi renovasi dengan optimal. Salah satu bagian penting dalam perencanaan adalah pemilihan tukang dengan berbagai keahlian untuk keperluan renovasi,” ujarnya dalam siaran berita yang diterima redaksi Homepoint.id, Rabu (21/06/2023).

Layanan Berkualitas dari Gravel

Di Gravel, renovasi dapat diakomodir lewat layanan Gravel Construction dan Gravel Maintenance. Gravel Construction adalah layanan untuk jenis renovasi total yang bersifat struktural dan fungsional, seperti menambah ruang pada bangunan. Jadi, skala pengerjaannya tergolong besar.

Selain itu, Gravel Construction juga memiliki sistem borongan untuk pilihan layanan pengerjaan bangunan dengan harga tetap.

Gravel Maintenance adalah solusi layanan untuk perbaikan dan perawatan bagian-bagian tertentu pada rumah, termasuk renovasi estetika. Cakupan layanannya lebih sederhana, dengan fokus pada 8 jenis perbaikan hunian, seperti jasa tukang atap, tukang keramik, tukang waterproofing dan lainnya. Agar hasil kerja Gravel Maintenance berkualitas dan tepat sasaran, Gravel menyediakan layanan  Surveyor untuk pengecekan kerusakan hunian hingga ke akar masalah.

Dari hasil laporan Surveyor, pemilik hunian akan mengetahui pengerjaan perbaikan yang dibutuhkan, rekomendasi material, jumlah tukang, lama pengerjaan, hingga estimasi biaya yang harus disiapkan. Tentunya, laporan ini menjadi bekal perencanaan yang penting dan sebagai bahan pertimbahan sebelum memulai pengerjaan agar renovasi berjalan lebih optimal.

Hal tersebut juga dipertegas oleh Georgi Ferdwindra Putra, Co-founder dan CEO Gravel. Dalam penyampaiannya ia menyebutkan bahwa layanan Gravel Construction dan Gravel Maintenance menjadi solusi bagi para pemilik hunian yang ingin melakukan renovasi pada hunian dengan berbagai skala dan tipe pengerjaan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

“Saat ini Layanan Gravel Maintenance sudah dapat digunakan oleh pemilik hunian di wilayah Jabodetabek, Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Pengerjaan proyek renovasi akan dikerjakan oleh mitra Gravel yang selalu mendapat pelatihan softskill dan hardskill secara rutin dan berkala,” pungkasnya.

Gravel sendiri dikenal sebagai perusahaan teknologi yang bergerak di bidang konstruksi dengan misi membangun Indonesia dengan membangun manusianya. Fokus Gravel adalah menghubungkan para pencari dan penyedia tenaga kerja konstruksi dengan mudah, cepat, dan transparan melalui aplikasi Gravel. Hingga 2022, Gravel telah berpartisipasi dalam lebih dari 4.000 proyek pembangunan dan renovasi bangunan, fasilitas umum dan infrastruktur di 19 provinsi di Indonesia.

 

Exit mobile version