Homepoint.id, Jakarta- Seiring dengan meningkatnya ekspektasi wisatawan terhadap kualitas akomodasi, kebutuhan akan hotel berstandar premium kini tidak lagi terbatas di kota-kota besar.
Tren preferensi akomodasi premium mulai terlihat di berbagai kota berkembang di Indonesia, termasuk Aceh, Makassar, dan Palangkaraya, yang kini menunjukkan pertumbuhan aktivitas ekonomi dan mobilitas perjalanan yang semakin dinamis.
Menangkap tren tersebut, PRISM, perusahaan induk OYO, memperkuat strategi ekspansinya di Indonesia dengan menghadirkan akomodasi premium dengan model company-serviced melalui brand Townhouse Oak di ketiga kota tersebut. Inisiatif ini menjadi langkah PRISM dalam menghadirkan standar layanan yang lebih tinggi dan konsisten di kota-kota berkembang, sekaligus memperluas akses terhadap pengalaman menginap berkualitas di luar kota metropolitan.
Baca juga:
Hadirkan Konsep Restoran Self- Operated, PRISM Perkuat Layanan Full Service Hotel
Sebagai bagian dari ekspansi ini, PRISM menghadirkan Townhouse Oak Aceh, Townhouse Oak Makassar, dan Townhouse Oak Palangkaraya. Kehadiran ini tidak hanya memperkuat portofolio PRISM, tetapi juga mencerminkan pendekatan baru dalam menghadirkan layanan hospitality melalui model company serviced.
Melalui pendekatan ini, PRISM memiliki kendali end-to-end atas operasional, mulai dari standar layanan, pengelolaan properti, hingga pengalaman tamu secara menyeluruh, guna memastikan kualitas yang lebih konsisten di setiap lokasi.
Langkah ini juga mencerminkan pergeseran strategi ekspansi hospitality yang kini mulai mengarah ke kota-kota berkembang, seiring dengan meningkatnya permintaan akan akomodasi dengan standar yang lebih tinggi di wilayah tersebut.
Dengan kombinasi antara potensi ekonomi lokal dan meningkatnya preferensi terhadap kenyamanan, kota-kota seperti Aceh, Makassar, dan Palangkaraya dinilai menjadi pasar yang relevan untuk pengembangan akomodasi premium.
Baca juga:
Dukung Mudik Hemat, OYO Beri Diskon Besar hingga 75% Selama Libur Idul Fitri
Hendro Tan, Country Head PRISM Indonesia mengatakan, “Kami melihat adanya perubahan preferensi di mana wisatawan kini mengharapkan standar layanan yang lebih tinggi, tidak hanya di kota besar tetapi juga di kota berkembang. Melalui model self-operated, kami dapat memastikan konsistensi kualitas layanan sekaligus menghadirkan pengalaman menginap yang lebih terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan pelanggan saat ini.”
Ke depan, PRISM berencana untuk terus memperluas portofolio self-operated di lebih banyak kota berkembang dan destinasi strategis di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi PRISM di industri hospitality, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja serta kolaborasi dengan mitra setempat.
