Homepoint.id, Jakarta- Salah satu produsen cat kenamaan di Indonesia, PT Kansai Prakarsa Coatings (Kansai Paint) telah menghadirkan cat bebas timbal di seluruh portofolio produk, baik untuk segmen ritel maupun kebutuhan industri B2B (business-to-business).
Perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan produk yang tidak hanya berfokus kepada estetika tetapi juga ingin mendukung kualitas hidup dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Takahiko Tsuda, Presiden Direktur PT Kansai Prakarsa Coatings menyampaikan penerapan cat bebas timbal ini sudah ada di seluruh produk Kansai Paint, mulai dari cat besi dan kayu, cat tembok eksterior dan interior, hingga cat untuk penggunaan industri seperti auto refinish, cat pelapis khusus untuk industri, cat pelapis protektif, dan berbagai aplikasi lainnya
“Kami memastikan bahwa seluruh solusi cat bebas timbal yang dihadirkan telah memenuhi standar nasional (SNI) serta mengacu pada praktik terbaik internasional,” tegasnya di Jakarta pada hari ini.
Baca juga:
Cat Dinding: Tips Hindari Gelembung dan Mengelupas pada
Hal ini diperkuat melalui sertifikasi SNI untuk Cat Dekoratif Berbasis Pelarut yang telah mengadopsi batas kandungan timbal nasional sebesar 90 ppm (parts per million), sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO). Sebab, paparan logam berat timbal yang masuk ke dalam tubuh memiliki risiko yang tinggi untuk kesehatan.
“Komitmen ini tidak hanya membantu masyarakat menikmati ruang hidup yang lebih sehat dan nyaman, tetapi juga mendorong praktik industri yang lebih bertanggung jawab. Manfaatnya, semakin memperkuat kepercayaan publik kepada industri, sehingga industri dapat terus menghadirkan inovasi yang lebih bermakna bagi masyarakat ke depannya,” tambahnya.
Manajer Pemasaran Kansai Prakarsa Coatings, Jemmy Haryono mengungkapkan bahwa biasanya cat yang memiliki kadar timbal yang tinggi ada pada produk cat besi dan kayu yang memiliki aroma menyengat. Selain itu juga pada warna-warna cerah seperti merah dan orange.
Oleh karena itu, ia menyampaikan bahwa pemilihan material bangunan menjadi aspek penting dalam mewujudkan ruang hidup yang sehat, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masa kini, sekaligus mencerminkan pergeseran menuju standar hunian dan bangunan yang lebih berkualitas.
Dari sisi pemerintah, Emmy Suryandari, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, menekankan bahwa industri kimia hilir, termasuk sektor cat dan pelapis, merupakan salah satu sektor strategis yang terus menunjukkan pertumbuhan positif di Indonesia. Pada tahun 2025, industri cat nasional tercatat memiliki kapasitas terpasang 1,5 juta MT (metrik ton) per tahun dan menyerap 36.000 tenaga kerja, dengan potensi kebutuhan pasar dalam negeri lebih dari 1 juta MT.
