Kamis, April 23, 2026
  • Privacy Policy
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Homepoint.ID
  • Home
  • Daily News
  • Investment & Marketing
  • The Project
  • Lifestyle
  • Etcetera
  • Design
  • Galery
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Daily News
  • Investment & Marketing
  • The Project
  • Lifestyle
  • Etcetera
  • Design
  • Galery
No Result
View All Result
Homepoint.ID
Home Investment & Marketing Expert

Apakah Konflik Iran–AS/Israel Berdampak terhadap Pasar Properti Indonesia? Begini Kata Ferry Salanto dari Colliers Indonesia

Aziz Fahmi by Aziz Fahmi
2 bulan ago
in Expert
0
Populasi di Australia meningkat, Harga Properti dan Sewa Menjadi Daya Tarik Utama

Ilustrasi

320
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Oleh : Ferry Salanto, Head of Research Services, Colliers Indonesia

Homepoint.id, Jakarta- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat serta Israel kembali meningkatkan risiko geopolitik global. Situasi ini memunculkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi, termasuk dampaknya terhadap sektor properti Indonesia.

Related posts

Menengok Dampak Penerapan WFH Terhadap Kinerja Pasar Perkantoran Komersial

Menengok Dampak Penerapan WFH Terhadap Kinerja Pasar Perkantoran Komersial

2 April 2026
Masih Ingat Panangian Simanungkalit? Begini Katanya Soal Penyelesaian Sengkarut Sektor Perumahan Nasional

Masih Ingat Panangian Simanungkalit? Begini Katanya Soal Penyelesaian Sengkarut Sektor Perumahan Nasional

28 November 2023

Secara langsung, konflik di Timur Tengah tidak serta-merta menghentikan transaksi rumah atau apartemen di Indonesia. Namun, sektor properti sangat sensitif terhadap stabilitas makroekonomi dan sentimen jangka panjang. Karena itu, dampaknya lebih bersifat tidak langsung, melalui beberapa jalur transmisi ekonomi.

Apa saja jalur transmisi dampak ke properti?

Terdapat empat mekanisme utama yang perlu dicermati:

  1. Harga Minyak dan Inflasi

Eskalasi konflik berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia, terutama jika mengganggu jalur distribusi energi global. Sebagai negara yang masih mengimpor energi, Indonesia rentan terhadap tekanan inflasi akibat kenaikan biaya transportasi dan logistik.

Inflasi yang meningkat dapat mendorong kebijakan moneter yang lebih ketat atau mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Bagi sektor properti, suku bunga merupakan variabel kunci karena mayoritas pembelian rumah kelas menengah masih mengandalkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Kenaikan suku bunga akan langsung memengaruhi keterjangkauan cicilan dan daya beli.

  1. Nilai Tukar Rupiah

Ketidakpastian global sering memicu aliran dana keluar (capital outflow) menuju aset safe haven (misal: emas, USD, obligasi, dll.) sehingga berpotensi melemahkan rupiah. Pelemahan kurs meningkatkan biaya material impor seperti elevator, façade system, HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning), serta komponen teknis gedung bertingkat lainnya yang sifatnya high-tech.

Proyek high-rise menjadi lebih sensitif terhadap fluktuasi nilai tukar dibanding rumah tapak, karena proporsi material impornya relatif lebih besar. Hal ini berpotensi menekan margin pengembang atau mendorong penyesuaian harga jual.

  1. Biaya Konstruksi dan Ekspansi Proyek

Jika pelemahan rupiah cukup tajam dan permintaan pasar melambat, pengembang cenderung menunda peluncuran proyek baru. Fokus biasanya dialihkan pada penjualan stok yang ada serta penyesuaian spesifikasi untuk mengendalikan biaya.

Namun, proyek yang telah memasuki tahap konstruksi umumnya tetap berjalan demi menjaga arus kas dan kredibilitas perusahaan.

  1. Sentimen dan Perilaku Investor

Properti adalah sektor yang sangat dipengaruhi persepsi jangka panjang. Dalam kondisi ketidakpastian, pasar biasanya memasuki fase wait-and-see. Investor menunda ekspansi, sementara konsumen menunda pembelian.

Secara umum, pasar properti cenderung melalui tiga fase saat menghadapi tekanan eksternal:

  1. Fase Terkejut dan Wait-and-See – transaksi melambat
  2. Fase Selektivitas Tinggi – hanya proyek premium dengan lokasi strategis dan harga realistis yang tetap bergerak.
  3. Fase Normalisasi – pasar kembali rasional apabila situasi global

Jika konflik tidak berkembang menjadi krisis energi global berkepanjangan, dampaknya cenderung moderat dan temporer. Namun apabila terjadi lonjakan harga energi yang signifikan dan tekanan inflasi meningkat tajam, efek terhadap daya beli dan pembiayaan properti bisa lebih terasa.

Segmen yang Paling Rentan

Beberapa segmen dinilai lebih sensitif terhadap kondisi ini:

  • Apartemen kelas menengah atas yang banyak dibeli investor
  • Properti yang pembeliannya bersifat spekulatif
  • Pengembang dengan leverage tinggi (menggunakan utang dalam porsi besar dibandingkan modal sendiri (equity) untuk membiayai proyeknya
  • Hotel berbasis MICE dan pusat perbelanjaan yang sangat bergantung pada konsumsi dan aktivitas bisnis

Segmen menengah ke bawah juga relatif rentan karena sangat sensitif terhadap kenaikan bunga KPR dan inflasi kebutuhan pokok.

Sementara itu, rumah tapak yang dibeli untuk kebutuhan hunian (end-user driven) relatif lebih resilien karena permintaannya berbasis kebutuhan dasar, bukan spekulasi.

Kawasan industri berbasis aktivitas manufaktur riil juga cenderung lebih stabil, terutama jika didukung investasi jangka panjang, meskipun tetap dipengaruhi kondisi permintaan global.

Skenario yang Perlu Diantisipasi

  1. Dalam skenario dasar (base case), selama konflik tetap terbatas dan tidak memicu lonjakan harga minyak ekstrem, dampaknya terhadap pasar properti Indonesia kemungkinan bersifat terbatas dan sementara.
  2. Dalam skenario negatif (bear case), apabila konflik meluas dan memicu krisis energi global, inflasi dapat meningkat signifikan, suku bunga tetap tinggi lebih lama, dan pasar properti mengalami perlambatan lebih dalam.
  3. Sebaliknya, dalam skenario positif (bull case), jika tensi geopolitik mereda dalam waktu relatif singkat, sentimen pasar akan pulih dan aktivitas properti kembali bergerak secara normal dalam beberapa kuartal.

Langkah Bijak bagi Konsumen dan Investor

Bagi end-user dengan kebutuhan riil dan likuiditas memadai, keputusan membeli rumah tetap dapat dipertimbangkan, terutama jika tersedia promo menarik atau skema bunga tetap yang kompetitif.

Bagi investor, fokus sebaiknya diarahkan pada lokasi strategis atau premium dengan fundamental kuat. Penggunaan leverage perlu dijaga secara sehat, dan likuiditas harus disiapkan sebagai penyangga apabila terjadi perlambatan pasar. Properti bukan aset likuid, sehingga kemampuan bertahan dalam periode transaksi yang melambat menjadi kunci.

Kesimpulan

Konflik Iran–AS/Israel bukanlah faktor langsung yang menentukan arah pasar properti Indonesia. Namun, ia berpotensi menjadi katalis eksternal melalui jalur harga energi, inflasi, nilai tukar, dan suku bunga.

Selama konflik tidak berkembang menjadi krisis energi global berkepanjangan, dampaknya terhadap sektor properti Indonesia diperkirakan moderat dan temporer. Segmen berbasis kebutuhan (end-user driven) akan relatif lebih resilien, sementara segmen investor-driven dan struktur pembiayaan yang agresif memerlukan kewaspadaan lebih tinggi.

–

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Previous Post

Intip Keseruan Moonlight Serenity, Program Seru Summarecon Sepanjang Ramadan

Next Post

Jalin Kerja Sama dengan Al Azhar Syifa Budi, DADA Siap Perkuat Pendidikan Internasional

Next Post
Jalin Kerja Sama dengan Al Azhar Syifa Budi, DADA Siap Perkuat Pendidikan Internasional

Jalin Kerja Sama dengan Al Azhar Syifa Budi, DADA Siap Perkuat Pendidikan Internasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Kukuhkan Eksistensi, Häfele Selalu Hadirkan Produk Inovasi Berteknologi Jerman

Didukung Permintaan Beragam dan Pasokan Terbatas, Pasar Logistik di Jakarta Terus Eksis

5 jam ago
Catatkan Kenaikan Laba Hingga 216,70%, DADA Siap Bagikan Dividen 2 Miliar

Catatkan Kenaikan Laba Hingga 216,70%, DADA Siap Bagikan Dividen 2 Miliar

18 jam ago
Tren Hotel Premium Berkembang, PRISM Gerak Cepat Hadirkan Serviced Hotel di Aceh, Makassar dan Palangkaraya

Tren Hotel Premium Berkembang, PRISM Gerak Cepat Hadirkan Serviced Hotel di Aceh, Makassar dan Palangkaraya

1 hari ago
Kenalkan Koleksi Karpet Eksklusif, Fio Jalin Kolaborasi dengan Masshiro&Co

Kenalkan Koleksi Karpet Eksklusif, Fio Jalin Kolaborasi dengan Masshiro&Co

1 hari ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Apps (1)
  • Commercial (5)
  • Daily News (220)
  • Design (5)
  • Etcetera (21)
  • Expert (3)
  • Feature (4)
  • Global (9)
  • Humaniora (2)
  • Industrial (2)
  • Investment & Marketing (38)
  • Landed (9)
  • Lifestyle (6)
  • People (1)
  • Product Related (33)
  • Strategy (10)
  • The Project (17)
  • Tips & Trick (8)
  • Uncategorized (2)
Renovation Expo Megabuild 2025
ADVERTISEMENT

BROWSE BY TOPICS

#astraproperty #cat #dada #gravel #gudang #homepoint #hotel #hunian #imlek #investasi #investasiproperti #jotun #kawasanmodern #kertajati #KIM #KoalisiIndonesiaMaju #konsumenbijak #mesincuci #metland #metropolitanland #oyo #paramount #pengembang #pengembangbesar #pengembangmewah #pergudangan #produkbaru #produkbranded #properti #property #proyekmewah #renovasirumah #rukokomersil #rukomewah #rukokomersil #crystalboulevardsignature #rumah #rumah123 #rumahidaman #rumahimpian #rumahseken #Saham #strategiproperti #summarecon #summareconbekasi #summareconcrowngading #terrakonproperti

POPULAR NEWS

  • Senggol Dong Bos! Satu-satunya Perumahan dengan Pondasi Tiang Pancang Ada di Babelan Nih

    Senggol Dong Bos! Satu-satunya Perumahan dengan Pondasi Tiang Pancang Ada di Babelan Nih

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Property Outlook Survey 2025 by Knight Frank Indonesia

    337 shares
    Share 135 Tweet 84
  • Sayang Anak, Dimulai Dari Kamar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Jotashield Infinity, Cat Eksterior Premium Terbaik Jotun

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Ramai-ramai Cari Solusi Siasati Resesi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
Homepoint.ID

Portal berita properti yang menyajikan informasi terlengkap dan diperkaya dengan data riset aktual serta ulasan expert.

Follow us on social media:

Recent News

  • Didukung Permintaan Beragam dan Pasokan Terbatas, Pasar Logistik di Jakarta Terus Eksis
  • Catatkan Kenaikan Laba Hingga 216,70%, DADA Siap Bagikan Dividen 2 Miliar
  • Tren Hotel Premium Berkembang, PRISM Gerak Cepat Hadirkan Serviced Hotel di Aceh, Makassar dan Palangkaraya

Category

  • Apps
  • Commercial
  • Daily News
  • Design
  • Etcetera
  • Expert
  • Feature
  • Global
  • Humaniora
  • Industrial
  • Investment & Marketing
  • Landed
  • Lifestyle
  • People
  • Product Related
  • Strategy
  • The Project
  • Tips & Trick
  • Uncategorized

Recent News

Kukuhkan Eksistensi, Häfele Selalu Hadirkan Produk Inovasi Berteknologi Jerman

Didukung Permintaan Beragam dan Pasokan Terbatas, Pasar Logistik di Jakarta Terus Eksis

22 April 2026
Catatkan Kenaikan Laba Hingga 216,70%, DADA Siap Bagikan Dividen 2 Miliar

Catatkan Kenaikan Laba Hingga 216,70%, DADA Siap Bagikan Dividen 2 Miliar

22 April 2026
  • Privacy Policy
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2023 HomePoint.id - Developed by Kanglalaw.

No Result
View All Result
  • Home
  • Daily News
  • Investment & Marketing
  • The Project
  • Etcetera
  • Design

© 2023 HomePoint.id - Developed by Kanglalaw.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version