Rabu, Mei 20, 2026
  • Privacy Policy
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact
Homepoint.ID
  • Home
  • Daily News
  • Investment & Marketing
  • The Project
  • Lifestyle
  • Etcetera
  • Design
  • Galery
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Daily News
  • Investment & Marketing
  • The Project
  • Lifestyle
  • Etcetera
  • Design
  • Galery
No Result
View All Result
Homepoint.ID
Home Investment & Marketing

Inflasi RI Terbang ke 4,76%, Harga Rumah Sekunder Malah ‘Diskon’ di Awal 2026

Aziz Fahmi by Aziz Fahmi
2 bulan ago
in Investment & Marketing
0
Inflasi RI Terbang ke 4,76%, Harga Rumah Sekunder Malah ‘Diskon’ di Awal 2026

Harga Rumah Sekunder 2026

320
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp
  • Medan memimpin pertumbuhan tahunan (5,5%), sementara segmen rumah mikro di Jakarta Pusat melonjak drastis 25,4%Volume suplai rumah sekunder
  • menyusut 7,8% secara tahunan (YoY), mengindikasikan pemilik aset cenderung menahan penjualanHarga rumah sekunder nasional turun 1,2% secara
  • bulanan pada Februari 2026, sementara inflasi melonjak ke 4,76% secara tahunan.

Homepoint.id, Jakarta- Pasar properti sekunder Indonesia masih bergerak dalam fase penyesuaian pada awal tahun 2026. Data Flash Report Maret 2026 by Rumah123 mencatat bahwa harga rumah sekunder nasional pada Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 1,2% secara month-on-month (MoM) dan turun 0,4% secara tahunan (YoY)

Fenomena ini terjadi di tengah badai inflasi yang melonjak ke angka 4,76%. Kesenjangan sebesar 4,4% antara inflasi dan indeks harga rumah (RPI) menciptakan sebuah anomali pasar, properti kini menjadi aset yang “relatif lebih terjangkau” di tengah kenaikan biaya hidup, namun semakin sulit ditemukan karena kelangkaan suplai.

Related posts

Alhamdulillah, Pasar Perkantoran Jakarta Mulai Beranjak Pulih

Alhamdulillah, Pasar Perkantoran Jakarta Mulai Beranjak Pulih

15 Mei 2026
Fenomena Awal 2025, Harga Rumah Seken di Yogyakarta dan Denpasar Melesat, Jakarta Mulai Bangkit

Bukan yang Lain, Tetap JLL Nomor Satu Sebagai Penasihat Investasi Properti Terpercaya Tahun 2025

1 Mei 2026

Meskipun indeks nasional terkontraksi, dinamika di tingkat kota menunjukkan fragmentasi yang tajam. Medan muncul sebagai bintang baru dengan kenaikan harga tahunan tertinggi mencapai 5,5%, mengalahkan destinasi investasi favorit sebelumnya seperti Denpasar dan Yogyakarta.

Sebaliknya, Yogyakarta yang sepanjang 2025 mencatatkan pertumbuhan dua digit akibat dampak infrastruktur tol, kini mulai mendingin dengan kontraksi harga sebesar 2,5% pada Februari 2026. Hal ini menandakan pasar di wilayah tersebut sedang mencari titik keseimbangan baru setelah periode overheating.

“Lonjakan harga pada area regional mencerminkan pergeseran permintaan ke arah hunian yang lebih efisien dan terjangkau secara harga total (lump sum), namun memiliki nilai strategis tinggi. Ini adalah indikator kuat bahwa first-time buyers dan investor mikro masih sangat aktif,” ungkap Marisa Jaya, Head of Research Rumah123.

Baca juga :

Sikapi Kesenjangan Harga Properti di Jakarta, Rumah123 Hadirkan Peta Harga Properti

Salah satu poin paling krusial pada Februari 2026 adalah penurunan volume suplai yang mencapai 7,8% secara tahunan (YoY). Penurunan suplai di tengah koreksi harga tipis mengindikasikan adanya fenomena market resistance, di mana pemilik properti memilih untuk menahan aset mereka (hold) daripada menjual di harga yang dianggap belum optimal.

Marisa Jaya menambahkan, “Penurunan suplai ini adalah sinyal penting bagi pasar. Jika suplai terus menyusut sementara minat pencarian tetap stabil: seperti di Tangerang (14,8%) dan Jakarta Selatan (12,4%), maka kita kemungkinan besar sedang mendekati fase bottoming out. Ketika suku bunga BI di level 4,75% mulai tertransmisi penuh ke bunga KPR, potensi rebound pasar bisa terjadi lebih cepat.”

Dari sisi permintaan, Tangerang tetap menjadi primadona nasional dengan pangsa pasar pencarian sebesar 14,8%. Namun, Jakarta Selatan mencatatkan kenaikan proporsi popularitas bulanan terbesar (1,2%), menunjukkan kembalinya minat masyarakat terhadap kawasan mapan di jantung ibu kota seiring dengan koreksi harga tahunan Jakarta sebesar -1,7% yang menjadikannya lebih kompetitif.

Jika dilihat dari median harga berdasarkan ukuran rumah, pasar menunjukkan segmentasi yang semakin jelas. Pada Februari 2026, median harga tertinggi untuk masing-masing segmen tercatat sebagai berikut:

  • ≤60 m²: Jakarta Pusat, median Rp741 juta (+25,4% YoY)

  • 61-90 m²: Jakarta Selatan, median Rp1,6 miliar (+7,4% YoY)

  • 91-150 m²: Yogyakarta, median Rp1,6 miliar (+7,5% YoY)

  • 151-250 m²: Medan, median Rp1,8 miliar (+12,5% YoY)

  • ≥251 m²: Jakarta Pusat, median Rp21 miliar (+16,7% YoY)

Pergerakan ini menunjukkan bahwa permintaan pasar masih datang dari berbagai segmen, baik pembeli rumah pertama di segmen hunian kecil maupun pembeli di segmen rumah dengan luas bangunan besar.

Secara keseluruhan, Flash Report Maret 2026 by Rumah123 menunjukkan bahwa pasar properti Indonesia masih berada dalam fase konsolidasi pada awal tahun. Harga yang bergerak lebih moderat, suplai yang masih menyusut, serta pembeli yang semakin selektif membentuk dinamika pasar yang lebih rasional. Kondisi ini sekaligus membuka ruang bagi calon pembeli untuk mempertimbangkan pembelian hunian pada momentum yang lebih stabil.

Dalam semangat #RumahUntukSemua, Rumah123 terus menghadirkan data dan insight pasar yang kredibel untuk membantu masyarakat serta pelaku industri properti memahami dinamika pasar dan mengambil keputusan hunian secara lebih terukur.

Tags: #homepoint#inflasi#rumah#rumah123#rumahseken#rumahuntuksemua
Previous Post

Terus Hadirkan Inovasi Terbaru, AQUA Elektronik Rilis Mesin Cuci Eco-Wash Series FQW-850900QD

Next Post

Menengok Dampak Penerapan WFH Terhadap Kinerja Pasar Perkantoran Komersial

Next Post
Menengok Dampak Penerapan WFH Terhadap Kinerja Pasar Perkantoran Komersial

Menengok Dampak Penerapan WFH Terhadap Kinerja Pasar Perkantoran Komersial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Schneider Electric; Sayang Keluarga Dimulai dari Hunian Aman dan Nyaman

Schneider Electric; Sayang Keluarga Dimulai dari Hunian Aman dan Nyaman

1 hari ago
Alhamdulillah, Pasar Perkantoran Jakarta Mulai Beranjak Pulih

Alhamdulillah, Pasar Perkantoran Jakarta Mulai Beranjak Pulih

5 hari ago
Evomab Dorong Pertumbuhan Rumah Pintar di Indonesia Lewat Solusi Smart Lock dan CCTV Berbasis IoT

Evomab Dorong Pertumbuhan Rumah Pintar di Indonesia Lewat Solusi Smart Lock dan CCTV Berbasis IoT

5 hari ago
Usung Inovasi Strategis, DADA Gandeng Al-Azhar Syifa Budi Kembangkan Sarana Pendidikan Internasional

Usung Inovasi Strategis, DADA Gandeng Al-Azhar Syifa Budi Kembangkan Sarana Pendidikan Internasional

6 hari ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Apps (1)
  • Commercial (5)
  • Daily News (227)
  • Design (5)
  • Etcetera (22)
  • Expert (3)
  • Feature (4)
  • Global (9)
  • Humaniora (2)
  • Industrial (2)
  • Investment & Marketing (40)
  • Landed (9)
  • Lifestyle (6)
  • People (1)
  • Product Related (36)
  • Strategy (10)
  • The Project (17)
  • Tips & Trick (8)
  • Uncategorized (2)
Renovation Expo Megabuild 2025
ADVERTISEMENT

BROWSE BY TOPICS

#astraproperty #cat #colliers #dada #gravel #gudang #homepoint #hotel #hunian #investasi #investasiproperti #jotun #kantor #kawasanmodern #konsumenbijak #mesincuci #metland #metropolitanland #oyo #pagarotomatis #pengembang #pengembangbesar #pengembangmewah #pergudangan #produkbaru #produkbranded #properti #propertiglobal #property #proyekmewah #renovasirumah #rukokomersil #rukomewah #rukokomersil #crystalboulevardsignature #rumah #rumah123 #rumahidaman #rumahimpian #rumahseken #Saham #sahamdada #strategiproperti #summarecon #summareconbekasi #summareconcrowngading #terrakonproperti

POPULAR NEWS

  • Senggol Dong Bos! Satu-satunya Perumahan dengan Pondasi Tiang Pancang Ada di Babelan Nih

    Senggol Dong Bos! Satu-satunya Perumahan dengan Pondasi Tiang Pancang Ada di Babelan Nih

    342 shares
    Share 137 Tweet 86
  • Property Outlook Survey 2025 by Knight Frank Indonesia

    338 shares
    Share 135 Tweet 85
  • Sayang Anak, Dimulai Dari Kamar

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Jotashield Infinity, Cat Eksterior Premium Terbaik Jotun

    333 shares
    Share 133 Tweet 83
  • Ramai-ramai Cari Solusi Siasati Resesi

    332 shares
    Share 133 Tweet 83
Homepoint.ID

Portal berita properti yang menyajikan informasi terlengkap dan diperkaya dengan data riset aktual serta ulasan expert.

Follow us on social media:

Recent News

  • Schneider Electric; Sayang Keluarga Dimulai dari Hunian Aman dan Nyaman
  • Alhamdulillah, Pasar Perkantoran Jakarta Mulai Beranjak Pulih
  • Evomab Dorong Pertumbuhan Rumah Pintar di Indonesia Lewat Solusi Smart Lock dan CCTV Berbasis IoT

Category

  • Apps
  • Commercial
  • Daily News
  • Design
  • Etcetera
  • Expert
  • Feature
  • Global
  • Humaniora
  • Industrial
  • Investment & Marketing
  • Landed
  • Lifestyle
  • People
  • Product Related
  • Strategy
  • The Project
  • Tips & Trick
  • Uncategorized

Recent News

Schneider Electric; Sayang Keluarga Dimulai dari Hunian Aman dan Nyaman

Schneider Electric; Sayang Keluarga Dimulai dari Hunian Aman dan Nyaman

19 Mei 2026
Alhamdulillah, Pasar Perkantoran Jakarta Mulai Beranjak Pulih

Alhamdulillah, Pasar Perkantoran Jakarta Mulai Beranjak Pulih

15 Mei 2026
  • Privacy Policy
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2023 HomePoint.id - Developed by Kanglalaw.

No Result
View All Result
  • Home
  • Daily News
  • Investment & Marketing
  • The Project
  • Etcetera
  • Design

© 2023 HomePoint.id - Developed by Kanglalaw.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version